[Slider1/Slider2/Slider3]

Slider2

Senin, 31 Oktober 2022

Perkembangan teknologi berjalan dengan begitu pesatnya, bahkan saat ini kita telah masuk pada Era Revolusi Industri 4.0. Era ini menggunakan Artificial Intelligence sebgai komponen utama untuk membatu kegiatan manusia. Menurut Ghufron (2018, 336), hadirnya revolusi industri 4.0 memberikan banya kemudahan dan inovasi pada kehidupan manusia, namun juga memberikan dampak negatif berupa terjadinya berbagai macam disrupsi.

Menurut Praseyo, B (2018, 24),  sektor budaya mengalami disrupsi pada Era Revolusi Industri 4.0. Hal tersebut terjadi karena perkembangan media sosial yang masif yang telah menggeser struktur budaya masyarakat. Agar budaya lokal yang merupakan warisan nenek moyang ini tidak hilang, kita sebagai generasi penerus bangsa perlu melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasinya.

Salah satu budaya lokal yang tergeser dengan adanya perkembangan teknologi  yaitu alat musik tradisional. Tidak dapat dipungkiri bahwa mendatangkan alat musik tradisional ke dalam kelas itu merupakan hal yang sangat sulit. Dikarenakan Indonesia terdiri dari begitu banyak daerah yang membuat alat musik daerah pun begitu banyak ragamnya. Selain itu harga alat musik tradisional pun juga relatif mahal. Hal tersebut yang menyebabkan susahnya mengajarkan dan membawa alat musik tradisional ke dalam kelas.

Kali ini saya akan mencoba mengembalikan eksistensi salah satu budaya lokal yaitu alat musik tradisional dengan memanfaatkan fitur Augmented Reality Rumah Belajar. Pendekatan yang saya lakukan yaitu dengan mengintegrasikan budaya lokal dengan teknologi Augmented Reality yang kemudian dibawa kedalam kelas dengan mengemasnya menjadi pembelajaran berbasis game. Augmented Reality ini akan menghadirkan realitas/ objek 3D dari alat musik tradisional beserta dengan suaranya kedalam kelas.

Pembelajaran ini menggunakan model pembelajaran berbasis game. Model pembelajaran ini dipilih karena dianggap bisa menjadi wadah integrasi antara budaya lokal dan teknologi augmented reality di dalam kelas. Model pembelajaran ini juga memiliki daya tarik yang kuat dengan berfokus kepada siswa (student centered oriented). Dengan pembelajaran yang berfokus kepada siswa akan membuat siswa menjadi lebih aktif, dan pembelajaran menjadi menyenangkan (tidak kaku).

Kegitan pembelajaran dimulai dengan kegiatan pembuka. Lalu selnajutnya dilakukan kegitan inti, yang pertama yaitu guru memilih game sesuai topik. Disini saya memanfaatkan AR Rumah Belajar dengan tema alat musik tradisional yang akan saya kemas menjadi sebuah permainan di kelas.


Proses kegiatan inti selanjutnya adalah menjelaskan konsep. Pada proses ini saya hanya sekilas saja menjelaskan konsep mengenai alat musik tradisional dan augmented reality rumah belajar. Selanjutnya siswa saya minta untuk menginstall aplikasi tersebut dan menggunakan marker yang telah saya siapkan. Siswa saya bebaskan mengeksplore menu-menu dan materi yang ada pada aplikasi tersebut. Melalui AR Rumah Belajar ini, siswa bukan hanya membaca materi mengenaI alat musik tradisional, namun juga melihat wujud dari alat musik tersebut dalam bwujud objek 3D. selain itu siswa juga bisa mendengar suara dari alat musik tersebut.





Kegitan inti selanjutnya yaitu membuat kesepatakan aturan permainan. Setelah aturan disepakati, dilanjutkan dengan bergamin game. Kegiatan permainan ini memanfaatkan menu AR Quiz yang ada pada aplikasi. Pada menu tersebut terdapat pertanyaan yang bisa dijawab dengan men-scan marker. Disini 4 siswa diminta maju untuk mewakili deret kelompoknya untuk melakukan permainan. Siswa akan diberikan pertanyaan, dan siswa harus emngangkat tangan sebelum menjawab. Siswa yang jawabannya benar akan maju satu langkah. Siswa yang mencapai garis finish terlebih dahulu akan menjadi pemenangnya.


Guru akan memberikan reward kepada pemenang permainan. Ini akan menambah semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran berbasis game yang telah dirancang dan disiapkan. Gambar tersebut menjadi bukti bahwa begitu bersemangatnya siswa saya dalam mengikuti permainan ini, terlebih ketika mereka memenangkannya.

Proses kegitan inti selanjutnya yaitu guru meminta siswa untuk menyimpulkan pengetahuan apa yang didapat dari permainan ini. Jadi melalui permainan, siswa akan secara tanpa sadar mempelajari suatu materi/ pengetahuan baru. Siswa akan belajar dengan bersemangat dan tanpa tebebani rasa bahwa mereka sedang belajar, karena pembelajaran dikemas dengan menarik. Hal ini juga bisa dijadikan alternatif permasalahan yang terjadi saat ini, yaitu siswa kecanduan HP dan game. Kita bisa mengalihkannya menjadi game yang membelajarkan. Dan saya sangat berharap kedepannya banyak pengembang game yang mengembangkan game yang membelajarkan. Sehingga generasi penerus bangsa kita ini bisa memperoleh sesuatu yang bermanfaat dari game.

Kegiatan inti yang selanjutnya yaitu refleksi. Guru akan mengarahkan dan membenarkan jawaban yang kurang tepat dari siswa mengenai kesimpulan pembelajaran hari ini. Guru juga akan merefleksi jalannya permainan yang telah dilakukan. Selanjutnya pembelajaran diakhiri dengan kegiatan penutup. 

Bila ingin melihat detail mengenai pembelajaran ini atau melihat pembeajaran secara menyeluruh, silahkan kunjungi link youtube berikut ini Best Practice.


Daftar Rujukan :
Ghufron. 2018. Revolusi Industri 4.0: Tantangan, Peluang, dan Solusi bagi Dunia Pendidikan. Seminar             Nasional dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Prasetyo, B. 2018. Revolusi Industri 4.0 dan Tantangan Perubahan Sosial. Jurnal SEMATEKOS 3 "                 Strategi Pembangunan Nasional Menghadapi Revolusi Industri 4.0.


Kegiatan berbagi dan berkolaborasi PembaTIK Level 4 ini saya lakukan dengan berkolaborasi atau bekerjasama dengan Sahabat Rumah Beljar (SRB) Provinsi JawaTimur tahun 2022 yang lokasi tempat kerjanya sama dengan saya, yaitu di Kecamatan Ngunut. Beliau adalah Ibu Lilik Sumiati dari TK PGRI Purworejo.

Kegitan berbagi dan berkolaborasi ini kami lakukan pada seluruh guru TK yang ada di Kecamatan Ngunut, dan di SMPN 3 Ngunut tempat saya mengajar. Kegiatan berbagi ini kami beri judul "Pemanfaatan Platform Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar untuk Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK".




Pelaksanaan kegiatan berbagi yang pertama yaitu di TK Aisyiyah Kecamatan Ngunut yang dihadiri kurang lebih 65 orang Guru TK dari gugus 1 &2. Acara ini juga dihadiri oleh Ibu Jarmiatun, S.Pd. selaku Pengawas TK Kecamatan Ngunut.


Pelaksanaan kegiatan berbagi yang kedua yaitu di TK Darma Wanita Kacangan ayang dihadiri kurang lebih 38 orang Guru dari Gugus 3 & 4. Acara ini juga dihadiri oleh Ibu Jarmiatun, S.Pd. selaku Pengawas TK Kecamatan Ngunut.


Kegitan berbagi yang ketiga dilaksankan di SMPN 3 Ngunut yang dihadiri kurang lebih 50 orang guru dari SMPN 3 Ngunut.

Kami sebenarnya juga merencanakan mengadakan webinar yang bekerjasama dengan IGI Kabupaten Tulungagung. Kami telah mendapat dukungan dari Ketua IGI Kabupaten Tulungagung yaitu Bapak Eko Suprapto, S.Pd. Namun acara tersebut batal dilakukan karena ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Nenek saya meninggal dunia, dan karena serumah sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegitan berbagi menurut saya yang terpenting adalah memberikan manfaat kepada peserta kegiatan. Sebagus dan sekeren apapun hal yang dibagikan, bila tidak bisa diterapkan atau digunakan oleh peserta maka hal itu merupakan suatu kegagalan proses berbagi menurut saya. Apalagi ketika peserta hanya mendengar dan ketika sampai rumah sudah hilang semua materi tadi yang diberikan dan tidak ada yang tersisa, maka itu juga merupakan kegagalan dalam berbagi.

Untuk memberikan manfaat kepada peserta kegiatan berbagi, kami akan menonjolkan atau mebahas secara detail bagian-bagian yang bisa mereka manfaatkan untuk pembelajaran di kelasnya. Jadi apa yang kami bagikan kepada Guru TK tidak akan sama dengan apa yang kami bagikan kepada Guru SMP, karena kebutuhannya pun berbeda. Dalam kegiatan berbagi kami melihat dahulu kepada siapa kami berbagi. Misalnya pada guru TK kami akan menonjolkan fitur Augmented Reality dan Edugame yang akan sangat menarik untuk dilakukan oleh siswa TK. Namun pada Guru SMP selain menonjolkan fitur Augmented Reality dan Edugame, melainkan kami juga akan menonjolkan fitur Lab Maya dimana siswa SMP bisa mengeksplorasi/ menggunakan laboratorium maya dan belajar secara virtual dirumah. 

Kami bukan hanya memaparkan materi saja, namun kami mengajak para peserta untuk praktek bersama dalam memanfaatkan platform-platform dari Kemdikbud. Bagaimanapun juga belajar teknologi tidak bisa hanya diawang/ diangan-angan saja melainkan harus langsung di praktekkan. Begitulah strategi yang kami lakukan dalam upaya memberikan sebanyak mungkin manfaat kepada para peserta kegiatan berbagi ini.

"Sebaik-baiknya teknologi, sebaik-baiknya media pembelajaran adalah teknologi atau media yang bermanfaat dan digunakan". Itulah yang kami tekankan pada para peserta berbagi. Sebagus apapun teknologi dan media pembelajaran, bila tidak dimanfaatkan untuk pembelajaran inovatif maka akan menjadi sesuatu yang sia-sia. Oleh karena itu kami mengajak Bapak Ibu Guru untuk memanfatkan teknologi dengan sebaik mungkin. Ketika Bapak Ibu bisa menciptakan teknologi atau media, itu adalah hal yang luar biasa dan sangat bagus. Namun ketika Bapak Ibu belum bisa membuat suatu teknologi atau media, marilah untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi atau media yang sudah ada.

Kegiatan berbagi ini juga kami isi dengan desiminasi best practice yang telah kami lakukan. Kami berbagi pengalaman dalam melakukan pembelajaran dengan memanfaatkan portal rumah belajar. Saya menjelasakan mengenai penggunaan  teknologi Augmented Reality untuk pembelajraan dan menarik minat siswa untuk belajar. Saya juga menjelaskan mengenai Konten AR yang saya buat dan sudah ada di Rumah Belajar. Selain itu saya mengajak praktek Bapak Ibu peserta kegiatan berbagi untuk mencoba AR Rumah Belajar, dimana sudah saya sediakan markernya.

Sesuatu yang sangat membuat saya terharu dan senang ialah ketika peserta berbagi saya langsung mepraktekkan apa yang mereka pelajari dari saya. Bahkan mereka dengan bangga memposting hasil belajarnya.

Untuk melihat secara lebih detail dan menyeluruh mengenai proses kegiatan berbagi dan berkolaborasi ini, silahkan kunjungi link youtube berikut ini Link Youtube Berbagi dan Berkolaorasi.

Pada kegiatan berbagi dan berkolaborasi PembaTIK Level 4 Tahun 2022 ini saya berkolaborasi/ bekerjasama dengan sahabat rumah belajar (SRB Prov. Jatim 2022) yang satu lokasi dengan saya yaitu di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Beliau adalah Ibu Lilik Sumiati dari TK PGRI Purworejo. Selama kegiatan berbagi dan berkolaborasi ini saya bekerjasama dengan beliau.

Proses awal yang kami lakukan yaiti datang ke UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Ngunut untu meminta izin sekaligus dukungan untuk acara ini. Disana kami menemui Bapak Drs. Suryono, M.Pd. yang merupakan Koordinator Unit Pelaksana Administrasi Satuan Pendidikan (UPASP) Kecamatan Ngunut yang seklaigus merupakan Sektretaris PGRI Kabupaten Tulungagung. Kami menemui beliau pada tanggal 24 Oktober 2022. Kami mendapat respon yang sangat positif. Beliau sangat mendukung kegiatan yang akan kami lakukan ini.

Pak Suryono bukan hanya memberikan dukungan kepada kami melainkan juga memberikan semacam pengarahan kepada kami yang sekaligus mengajak Bapak Ibu Pengawas dan Penilik di Kecamatan Ngunut. Pengarahan tersebut dilakukan pada tanggal 25 Oktober 2022. Mereka ialah Bapak Sumarno, S.Pd., M.Pd. (Pengawas dan Ketua PGRI Kecamatan Ngunut), Bapak Drs. H. Kamari (Pengawas), Ibu Jarmiatun, S.Pd (Pengawas), Bapak Toni Hartono, S.Pd, M.Pd (Penilik).

Bu Jarmiatun selaku pengawas TK Kecamatan Ngunut juga memberikan dukungan penuh kepada kami untuk melakukan kegiatan berbagi pada Guru TK Sekecamatan Ngunut. Kami menemui beliau pada tanggal 21, 24, dan 25 Oktober 2022. Beliau bahkan hadir selama 2 hari saat kami melakukan kegiatan berbagi yaitu pada hari pertama pda Guru Gugus 1 & 2, dan hari kedua pada Guru Gugus 3 & 4.


Kami sangat bersyukur bahwa kegiatan kami mendapatkan izin dan dukungan dari berbagai pihak di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Ngunut. Namun bukan hanya itu saja, kami juga mendapat dukungan dari Bapak Eko Suprapto, S.Pd. yang merupakan Ketuan IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kabupaten Tulungagung. Kami menemui beliau pada tanggal 23 Oktober 2022. Kami recananya melakukan kegiatan webinar dengan bekerjasama dengan IGI Kabupaten Tulungagung, meskipun acara tersebut tidak jadi terlaksana. Tidak terlaksananya acara tersebut karena ada hal yang tidan terduga yang terjadi di keluarga saya, yaitu nenek saya meninggal dunia. Dikarenakan kami serumah membuat saya tidak memungkinkan untuk mengadakan webinar tersebut. Namun sebenarnya Pak Eko sangat mendukung kegiatan yang kami lakukan.

Dukungan lain yang kami dapatkan ialah dari Kepala Sekolah kami, yaitu Bapak Drs. Slamet Rihadi, M.Pd. selaku Kepala SMPN 3 Ngunut (Kepala Sekolah saya) dan Ibu Napi'ah, S.Pd. selaku Kepala TK PGRI Purworejo (Kepala Sekolah Bu Lilik). Kami menemui beliau pada tanggal 21 Oktober 2022. Beliau berdua sangat mendukung apa yang akan kami lakukan, bahkan menyarankan Bapak Ibu Guru lain untuk ikut perkembangan zaman dengan melakukan pembelajaran berbasis TIK.



Untuk melihat video izin dan dukungan secara lebih lengkap dan detail silahkan kunjungi link berikut ini Link youtube izin dan dukungan.




Kegiatan PembaTIK yang dilaksanakan sejak bulan Juli 2022, saat ini telah memasuki Level 4. Sungguh alhamdulillah tidak pernah saya sangka bahwa saya lolos ke Level 4 dan menjadi Sahabat Rumah Belajar Provinsi Jawa Timur tahun 2022. Awalnya saya mengira bahwa saya hanya lulus PembaTIK Level 3 namun tidak lolos ke PembaTIK Level 4 karena pada menu pelatihan saya di simpatik saya tidak ada pelatihan Level 4, sementara besok (tanggal 11 Oktober sudah dilakukan kuliah umum PembaTIK Level 4. Sungguh diluar dugaan, ketika terbangun tengah malam, saya sudah dimasukkan ke grub whatsapp Pembatik Level 4 Provinsi Jawa Timur oleh Ibu Kamiliya dari PUSDATIN.

Saya sangat bersyukur bisa masuk pada Level 4, meskipun saya merasa bahwa tugas Level 3 saya kurang maksimal. Pada Level 3 saya membuat aplikasi Augmented Reality yang saat ini sudah ada pada portal rumah belajar. AR yang saya buat yaitu mengenai pengenalan alat transportasi. Saya memilih tema tersebut karena memang tema tersebut belum ada pada menu AR Rumah Belajar. Saya membuat aplikasi AR ini menggunakan aplikasi Unity dan Vuforia. Sedangakan untuk desainnya, saya menggunakan Canva for Education. Untuk mendownload aplikasi ini, silahkan kunjungi link berikut APKMarkerVideo Tutorial.

Kegiatan PembaTIK Level 4 ini dimulai dengan Kuliah Umum yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 11 dan 12 Oktober 2022. Kegiatan Kuliah Umum ini juga disiarkan melalui kanal youtube Rumah Belajar Kemdikbud, sehingga bagi yang tidak bisa mengikuti lewat zoom atau yang sedang berhalangan hadir bisa menonton siaran ulangnya di youtube. Berikut ini adalah linknya Hari Pertama Hari Kedua.

Kuliah umum hari pertama dibuka oleh Kepala PUSDATIN yaitu Bapak Dr. H. Hasan Chabibie, S.T, M.Si. Beliau memberikan sambutan sekaligus menjelaskan secara singkat mengeai PembaTIK. Selanjutnya kuliah umum diisi materi oleh Bapak Prof. Eko Indrajit. Beliau memaparkan menganai kemungkinan trend pendidikan di masa yang akan datang adalah metaverse. Beliau mengajak kita semua untuk meluai mengenal dan menggunakan teknologi Augmented Reality dan juga Virtual Reality. Pemateri selanjutnya yaitu Hairun Nissa, S.Pd., M.Pd., M.Ikom yang merupakan Pengembang Teknologi Ahli Madya PUSDATIN. Beliau menjelaskan mengenai Komunitas Belajar yang ada pada Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Kuliah umum hari kedua dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2022. Kuliah umum ini diisi oleh Bapak Wibowo Mukti, M.Si selaku PTP Ahli Muda PUSDATIN. Beliau memaparkan mengenai platform teknologi prioritas yang dikembangkan oleh Kemdikbud. Pemateri selanjutnya ialah Bapak Nino Budiano yang memberikan materi mengenai Public Speaking. Beliau memaparkan pentingnya seorang guru untuk mempelajari public speaking. 

Bapak Nino Budianto memberikan tugas untuk membuat ulasan mengenai materi yang didapatkan dari beliau di Kuliah Umum PembaTIK ini dan diminta untuk memposting di media sosial. Saya memposting ulasan tersebut di Instagram saya, dan sangat bahagia karena postingan saya di repost oleh beliau.

Tahapan kegiatan PembaTIK Level 4 selanjutnya adalah Bimtek yang diadakan secara terpisah di tiap provinsi. Acara Bimtek PembaTIK Level 4 Provinsi Jawa Timur tahun 2022 dilakukan pada tanggal 19 dan 20 Oktober 2022. Pemateri dari Bimtek ini adalah Bapak Ibu dari PUSDATIN, serta Duta Rumah Belajar Provinsi Jatim dari tahun 2017 sampai 2021.


Kegitan Bimtek hari pertama diisi oleh Pak Abi dan Pak Hendro dari PUSDATIN. Beliau memaparkan mengenai PembaTIK Level 4 besrta tugasnya. Pemateri Selanjutnya yaitu Bu Roro (DRB Prov. Jatim yang memaparkan mengenai Karya Tulis Ilmiah. Kemudian dilanjut oleh Pak Ilham dan Bu Niken (DRB Prov. Jatim) yang membawakan materi mengenai cara membangun komunikasi.

Kegiatan Bimtek hari kedua yaitu pada tanggal 20 Oktober 2022 diisi oleh DRB Prov. Jatim yaitu Pak Noval. Beliau memaparkan mengenai penyebaran informasi melalui media. Bimtek PembaTIK Level 4 ini dilanjutkan dengan pendampingan oleh DRB Provinsi Jawa Timur kepada Peserta PembaTIK Level 4 Provinsi Jawa Timur tahun 2022. Pendampingan ini berupa konsultasi atau sharing mengenai planning yang akan dilakukan untuk menyelesaikan PembaTIK Level 4. Pendampingan ini tidak hanya berakhir pada pertemuan ini namun juga dilanjut pada grub whatsaapp yang telah dibuat.




The 2nd East Indonesia Conference On Computer and Technology (EIConCIT) 2018 di selenggarakan Universitas Muslim Indonesia yang terletak di Makasar, Sulawesi. Pada acara ini saya memiliki tulisan yang ditulis secara bersama, salah satunya dengan dosen S2 saya di Universitas Negeri Malang. Pada conference ini saya tidak hadir di Makasar, melainkan diwakili oleh Bapak Aji Prasetya Wibawa (Dosen saya).

Tulisan saya pada conference ini berjudul The Performance of Dematel Combined Techniques in Determining Eligibility of E-Journal Articles. Jurnal ini membahas mengenai algoritma sistem pengambil keputusan yang dilakukan untuk menilai suatu e-journal/ jurnal elektronik. Pada tulisan ini akan dibandingkan dua algoritma gabungan yaitu Dematel-SAW dan Dematel-Topsis dalam mengambil suatu keputusan pemilihan jurnal elektronik. Untuk membaca lebih detail atau merujuk tulisan ini silahkan kunjungi link berikut jurnal EIConCIT.

Jurnal yang berhasil masuk pada conference ini diterbitkan oleh IEEE sehingga bisadilihat pada IEEE Xplore. Selain itu jurnal ini juga terindeks Scopus.

Setelah melakukan serangkaian pelatihan Google Master Trainer Level 1 Batch 7 dan telah menyelesaikan proses pengimbasan, saya melakukan pengajuan voucher ujian. Voucher ujian GCE sebenarnya berbayar, namun karena saya mengikuti program yang diadakan Kemdikbud dan REFO, jadi saya mendapatkan voucher yang membuat biaya ujian menjadi 0 Rupiah atau GRATIS.

Saya melakukan ujian pada 4 Oktober 2022. Ujian ini terdiri dari 35 soal teori dengan waktu 3 jam. Soal ujian meliputi pilihan ganda, drag and drop, serta mengurutkan suatu langkah. 

Setelah menjalani ujian, alhamdulillah pengumuman langsung keluar dan saya dinyatakan lulus pendidik tersertifikasi google tingkat 1. Sertifikat ini akan berlaku selama 3 tahun.

 



        Kegiatan pengimbasan google master trainer level 1 batch 7, saya lakukan dengan beberapa peserta lain yang berasal dari daerah yang sama. Pengimbasan ini kami (saya, bu lilik sumiati, bu mila christi jayanti) lakukan pada hari Sabtu, 17 September 2022 di LPI Qurotta Ayyun Kecamatan Ngunut.

        Pengimbasan yang kami lakukan dihadiri oleh sekiran 150 peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah TK satu Kecamatan Ngunut. Guru dan kepa sekolah Kecamatan Ngunut ini tergabung pada suatu komunitas yang bernama IGTKI Kec. Ngunut.
    
        Kami membagikan apa yang kami dapatkan selama pelatihan gogle master trainer, yaitu berbagai macam aplikasi google yang bisa di manfaatkan untuk kegiatan pendidikan mulai dari administrasi pendidikan, proses pembelajaran, hingga evauasi pembelajaran.

    3 rd International Conference on Science in Information Technology diselenggarakan pada 25-26 Oktober 2017 di Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung. Jurnal yang masuk pada conference ini akan masuk pada IEEE Xplore dan terindeks Scopus.
    
    Saya mengikuti conference ini dengan membawakan tulisan berjudul "Blended Learning in Postgraduated Program". Tulisan ini berisikan tentang pelaksanan blended learning di pascasarjana beserta kekurangan dan kelebihannya. Untuk membaca lebih detailnya bisa dilihat pada link berikut ini jurnal blended learning.

        Tulisan ini di publish atau diterbitkan oleh IEEE dn teindeks scopus. Jadi untuk para pembaca yang ingin membaca ataupun mengutip, bisa langsung melihat di IEEE Xplore.








Rabu, 09 Maret 2022

Sumber gambar : id.pikbest.com

Seorang wanita juga haruslah menjadi pribadi yang mandiri, tidak bergantung, memiliki ketrampilan, dan punya penghasilan sendiri. Mandiri bukan untuk meninggikan diri sendiri atau tamak kepada siapapun (baik orang tua, keluarga, suami, lembaga, atau apapun yang lainnya. Mandiri justru untuk melatih diri agar mau rekoso. Jadi intinya jangan menggantungkan kebahagiaan pada orang lain, namun menggantunggkan harapan pada usaha sendiri.

Kemandirian akan menyelamatkan dari rasa sakit. Dengan mandiri, jadi tidak menggantungkan harapan dan kebahagiaan pada orang lain. Orang kalau sudah mandiri tidak akan mengandalkan orang lain untuk menopang, namun berpijak pada kaki sendiri. Tidak bergantung pada orang lain, sehingga ketika harapan yg diinginkan tidak tercapai, ya tidak akan menyalahkan orang lain. 

Ketika sudah menikahpun, seorang wanita harus mandiri. Mandiri bukan berarti menolak nafkah dari suami, tapi nerimo legowo berapun dari suami, namanya juga rezeki. Kan sudah tertanam jiwa mandiri yg tidak bergantung pada siapapun. Kan juga sudah tau lelahnya, susahnya payahnya bekerja mencari uang, sehingga rasa empatinya lebih tinggi.

Dalam rumah tangga kalau wanitanya mandiri bukan berarti ingin mengungguli suami atau tidak patuh pada suami. Jadi istri walaupun mandiri ya tetep harus hormat sama suami, kan suami itu imamnya. Hanya saja dengan mandiri, istri tidak bergantung pada suami. Kalau ada apa" ya bisa bantu, bisa handel. Tidak semua-muanya harus suami. Kalau misalnya di rumah tiba" anak sakit (tapi ya semoga saja tidak, semoga selalu diberikan kesehatan) pas suami kerja, ya istri tau apa yang harus dilakukan langsung berobat, tidak perlu nunggu suami, lawong sakit kan gak bisa nunggu nunggu dulu. Misal lagi di rumah kran air bocor kalau didiamkan bisa bikin banjir rumah, suami lagi di kantor kerja, ya si istri tau bagaimana cara mengatasi. Misalnya manggil tukang atau sumber salurannya dimatikan dulu atau bagaimanapun lah cara lainnya.

Jadi intinya mandiri itu tentang jiwa dan mental yang tidak bergantung pada orang lain. Mandiri itu membuat kehidupan bisa lebih ayem tentrem, istri lebih bisa memahami susahnya suami mencari nafkah. Tidak gampang" menyalahkan suami ataupun orang lain, karena kan sudah punya mindset bahagia itu dari diri sendiri, diusahakan sendiri, tidak bergantung pada orang lain. 

Jadi mandiri itu menjadikan mental menjadi lebih kuat. Belum berhasil? Ya berjuang lagi, usaha lebih keras lagi, berdoa lebih banyak. Ya namanya masih berusaha. Tidak bergantung pada orang lain, tidak pula menyalahkan orang lain. Makanya wanita harus mandiri agar lebih tangguh, tidak gampang putus asa, tidak gampang nangis, menyalahkan orang lain, dan yang pasti akan mendekatkan pada rasa syukur.

Menjadi mandiri bukan tentang seberapa besar nominal yang dihasilkan namun tentang jiwa yang merdeka tidak terbelenggu menggantungkan diri pada orang lain.

Senin, 21 Februari 2022

 

Judul Buku  : Pelangi Praktik Literasi
Penulis          : Asosiasi Guru Menulis (AGM)
Penerbit        : Pupa Media
Tahun terbit : Juli 2019

Sedikit cerita mengenai buku ini. Saya mendapat buku "Pelangi Praktik Literasi" ini dari salah satu penulisnya yaitu Bu Sumitraningsih. Buku yang saya dapat ini merupakan hadiah dalam agenda Komunitas Lagerunal yaitu Kamis Menulis. Dimana setiap hari kamis komunitas ini mengagendakan jadwa menulis dengan ema tertentu dan salah satu yang beruntung akan mendapatkan hadiah buku dari para sponsor. Dan pada tanggal 10 Februari 2022, saya menjadi orang yang beruntung mendapatkan hadiah buku ini. Pada waktu itu tema kamis menulis yaitu kasih sayang, dan saya membuat tulisan berjudul Bekerja atau dirumah, kasih sayang Ibu tetaplah 100%.

Selanjutnya langsung saja ke pembahasan mengenai buku Pelangi Praktik LiterasiBuku ini merupakan buku antologi yang berisi tentang pengalaman para penulis dalam berliterasi. Buku ini begitu kaya akan pengetahuan dan pengalaman berliterasi para penulisnya. Kita sebagai pebaca bisa turut mendapatkan ilmu dari pengalaman-pengalaman para penulis. Dari buku ini kita dapat belajar banyak mengenai berbagai mcam cara berliterasi mulai dari berilterasi di sekolah, di keluarga, maupun di komunitas.

Buku ini mengajarkan pentingnya berlitersi yang bisa dilakukan mulai dari rumah atau lingkungan keluarga, di sekolah, maupun di komunitas. Buku ini juga mengajarkan pentingnya berada dalm suatu komunitas, misalnya komunitas menulis atau komunitas literasi. Dengan bergabung dengan komunitas, kita akan semakin terpacu dan termotivasi untuk terus berkembang. Selain itu dengan bergabung ke komunitas kita dapat saling bertukar pengalaman, dimana terdapat ilmu dalam setiap pengalaman.

Dari buku ini saya yang masih awam dalam dunia menulis, mendapatkan begitu banyak ilmu baru tentang berliterasi. Selain itu saya juga menjadi termotivasi dan semakin semangat untuk terus belajar menulis dan berliterasi. Saya tidak bisa menjelaskan detail karena menurut saya dampak dari buku merupakan spirit yang dirasakan. Jadi silahkan memaca sendiri buku ini untuk dapat merasakan semangat dan motivasi seperti yang saya rasakan ketika membaca buku ini.

Rabu, 16 Februari 2022

Renjana..

Suatu kata yang indah yang aku pun masih bingung untuk memaknainya.

Menurut KBBI, renjana rasa hati yang kuat (rindu, cinta kasih, berahi, dan sebagainya). Sedangkan menurut wikipedia, renjana (bahasa inggris : passion) adalah perasaan antusiasme yang kuat atau dorongan hasrat terhadap seseorang atau sesuatu.

Berulang kali ku baca makna itu, tapi tetap saja aku merasa bingung, apa renjana bagiku.

Hingga aku buka grub komunitas cakrawala blogger guru nasional (Lagerunal), akhirnya munculah titik terang apa itu renjana bagiku.

Bagiku renjana adalah pada goresan pena yang mulai ku kenal semenjak berada pada Lagerunal. Aku bersyukur bisa masuk pada komunitas ini, dimana semenjak itu aku mulai mengenal indahnya seni menulis, indahnya seni goresan pena.

Iya renjana bagiku adalah goresan pena dimana aku berhasrat untuk menulis meskipun tulisanku masih tak beraturan. Dimama aku tetap ingin menulis dimana masih sulit menerjemahkan isi otak menjadi sebuah tulisan. Dimana aku tetap ingin menulis meski akupun masih belajar.

Rabu, 09 Februari 2022

Orang bilang kasih sayang ibu sepanjang masa.

Orang bilang kasih sayang ibu tiada duanya.

Orang bilang kasih sayang ibu tidak bisa dibandingkan degan apapun.

Saat aku masih kecil, aku sering bertanya-tanya, apa benar seperti itu? Apa benar ibu menyayangiku? Lalu kenapa setiap hari ibu meninggalkanku bekerja? Kenapa aku dititipkan? Kenapa ibu tidak di rumah saja bermain denganku?

 

Hingga aku beranjak dewasa dan aku mengerti bahwa iya ibu sayang padaku, namun ibu harus bekerja untuk membantu ayah memenuhi segala kebutuhanku, untuk masa depanku, untuk kehidupanku juga.

Tapi saat itu hanya itu yang ku tahu, aku tak pernah tahu bagaimana perasaan ibu.

Hingga pada akhirnya aku sendiri telah menjadi seorang ibu.

 

Aku hanya orang biasa, wanita biasa yang sedang belajar tentang hidup. Aku seorang ibu baru yang belajar bagaimana menjadi seorang ibu. Bukan belajar menyayangi anak tapi belajar bagaimana mengungkapkan dan menampakkan wujud dari rasa sayang itu untuk anak.

Setiap hari aku terus belajar dan belajar bagaimana memberikan yang terbaik untuk anakku. Anakku adalah seorang bayi, seorang manusia yang baru lahir ke bumi. Tapi aku, aku juga baru terlahir menjadi seorang ibu, dan semuanya perlu belajar. Sama, ya kami sama-sama sedang belajar.

 

Selama itu aku hidup sebagai ibu rumah tangga. Setiap harinya, ketika suamiku sedang bekerja, aku berdua dengan anakku di rumah. Setiap harinya akau melaksanakan kegiatan ibu rumah tangga, menyiapak segala kebutuhan suamiku, bermain dengan anakku, dan aktivitas ibu rumah tangga lainnya.

 

Waktu terus berjalan hingga anakku berusia 2 th. Kurasa sudah saatnya aku untuk bekerja. Memikirkan untuk masa depan anakku, untuk mencukupi segala kebutuhannya. Dan ya akhirnya aku bekerja, menitipkan anakku ketika aku sedang bekerja.

Dan saat aku benar-benar bisa merasakan apa yang dirasakan ibuku dahulu. Bagaimana beratnya meninggalkan anak saat akan bekerja, bagaimana beratnya menitipkan anak. Tapi aku tetap bekerja, toh untuk anakku juga.

 

Banyak orang bilang aku egois, demi mengejar karier, aku rela menitipkan anakku. Waktu ku dengan anak menjadi berkurang dan hanya memikirkan diriku sendiri.

Kadang aku tertawa dalam hati. Mereka yang mengatakan itu dahulu mengatakan kenapa hanya di rumah? Kenapa hanya jadi ibu rumah tangga? Bagaimana masa depan anak? Bagaimana membesarkannya? Apa terlalu malas hingga tidak bekerja?

 

Ah sebenarnya aku tidak terlalu peduli apa kata orang. Toh apapun yang aku lakukan pasti akan tetap ada komentar dari orang. Yang penting aku tidak melakukan hal yang salah dan melakukan yang terbaik menurutku, sudah cukup, aku tidak terlalu memikirkan apa kata orang.

Tapi ada yang kutakuti, yang selalu lewat dalam otakku. Bagaimana mengungkapkan sayang pada anakku. Bagaimana mengungkapkan bahwa di rumah saja ataupun bekerja, ibu akan tetap sayang padamu nak. Tidak ada yang berubah, tidak juga berkurang. Ibu akan tetap dan selalu sayang padamu anakku.

 

Ya semoga suatu saat nanti dia mengerti atau mungkin suatu saat dia bisa membaca tulisan ini. Ibu hanya ingin mengatakan bahwa ibu sangat sayang padamu anakku. Begitu sulit mencari ungkapan yang bisa menggambarkan rasa sayang itu, sepertinya tidak ada yang kata yang cukup untuk menggambarkan rasa sayang ibu padamu nak. Intinya ibu sangat menyayangimu nak.

 

Teruntuk ibuku, aku ingin meminta maaf karena sempat meragukan kasih sayang ibu. Kini aku mengerti dan merasakan sendiri. Aku sangat menyayangimu bu.

 

Dan untuk para ibu hebat diluar sana, entah dengan di rumah ataupun harus bekerja, kalian sungguh luar biasa. Tetap semangat para ibu hebat, kalian pasti telah melaukan yang terbaik versi kalian. Setiap orang memiliki situasi dan kondisi yang berbeda, dan jadi apapun pilihan kalian menjadi ibu rumah tangga ataupun bekerja, itulah yang terbaik dan rasa sayang pada anak dan keluarga pasti tetaplah 100%.

 

Ayolah stop mengomentari pilihan para ibu. Janganlah menjatuhkan metal mereka yang mungkin tanpa komentar negatif dari orang pun, telah mengalami dilema pada dirinya sendiri. Marilah saling support, mereka telah melakukan yang terbaik.


Senin, 07 Februari 2022

Pembuatan blog merupakan salah satu materi TIK di kelas IX SMP. Blogger.com adalah salah satu platform atau layanan pembuat blog gratis milik google. Blog yang dibuat menggunakan blogger.com aan memiliki alamat/domain gratis berakhiran blogspot.com, contohnya catatanfladya.blogspot.com.

Berikut ini adalah cara membuat blog dengan blogger.

1. Buka alamat blogger.com lalu pilih create your blog

2. Daftar menggunakan email. Buka email dengan memasukkan alamat email dan password.

3. Pilih buat blog untuk membuat blog baru

4. Isi judul sesuai nama yang ingin dibuat untuk nama blog kita, misalkan catatan murid milenial, jelajah rasa, dan lain sebagainya. Setelah itu piluh berikutnya.


5. Isi judul alamat yang ingin dibuat untuk nama blog kita. Alamat ini merupakan URL yang akan orang lain buka atau tuju ketika akan membuka blog kita. Setelah itu pilih simpan.

Akhiran blogsot.com pada alamat blog ini merupakan domain gratis yang kita dapatkan ketika kita mmebuat blog menggunakan blogger.com. Alamat ini akan berbeda ketika kita membuat blog menggunakan platform yang berbeda, misalnya jika kita membuat blog menggunakan wordpress.com maka alamat blog kita akan berakhiran wordpress.com.

Domain ini juga bisa digani menggunakan domain professional atau berbayar seperti .my.id dan lain sebagainya. Bedanya bila kita menggunakan blogger.com, saat membeli domain, kita tidak perlu memberli hosting, karena sudah disediakan secara gratis. Namun jika pada wordpress.com, ketika ingin beralih menggunakan domain professional, kita harus membeli domain dan juga hostingnya.

Lalu apa itu hosting apa itu domain? Untuk lebih mudah dalam memahaminya, ari kita ibaratkan. Ibaratnya hosting adalah rumah bagi website dan domain adalah alamatnya. Kita tidak dapat mengunjungi rumah tanpa alamat, seperti itulah untuk mengunjungi suatu website kita harus tahu alamatnya dahulu yaitu domain. Sedagkan hosting adalah rumahnya dimana kita menyipan file, gambar, video dan sebagainya yang kita tampilkan di website kita.

Lalu apa plus minusnya menggunakan domain gratis dan berbayar? Penggunaan domain berbayar memiliki beberpa keuntungan seperti nama yang lebih mudah diingat, strage yang lebih besar,  membuat pengguna lebih leluasa dengan lebih banya fitur yang bisa digunakan, misalnya untuk keperluan komersil, dsb. Sedangkan ketika menggunakan domain gratis, maka fitur dan fasilitas yang dapat kita gunakan akan terbatas, misalnya tidak bisa digunakan untu kepentingan komersil. Namun keuntungan menggunakan domain gratis yaitu website kita akan tetap ada sampai kapan pun tidak terpaut waktu karena sifatnya yang gratis itu, berbeda dengan domain berbayar misalkan kita membayar untuk jangka 1 tahun, maka bila tidak dilanjutkan membayar di tahun berikutnya maka kita akan tidak bisa menggunakannya lagi.


6.  Blog sudah jadi tapi masih kosong, untuk elihat tapilannya bisa ketik alama yang telah kita buat             sebelumya (pada contoh ini alamaynya catatanfladya.blogspot.com) atau dengan klik lihat blog.

Tampilannya akan seperti ini. Blog kita sudah jadi tapimasih kosong.



Ini adalah tampilan menu-menu yang akan kita gunakan untuk mengedit dan mengisi blog kita. Seperti postingan baru untuk memposting, tema untuk mengganti tema, setelan untuk mengatur blog kita, dsb.


7. Pilih menu pengaturan untuk mengatur berbagai hal pada blog kita, salah satunya untuk mengedit profil pengguna.


8. Untuk mengganti tema blog kita, pilih menu tema lalu klik tema yang kita inginkan.


Klik terapkan untuk menerapkannya pada blog kita.

9. Untuk memposting di blog kita pilih postingan baru.


Lalu isi postingannya, bila sudah selesai klik publikasikan.

Maka postingan kita sudah jadi.


Jangan lupa logout ketika sudah selesai!

Apalagi kettika menggunakan fasilitas umum seperti lab. komputer di sekolah, jangan pernah meninggalkan akun yang masih dalam keadaan login. Jadi selalu logout ketika telah selesai!


Cara logout akun blooger.

Klik pada profil di bagian pojok kanan atas, lalu klik logout.